TORCH?
Penyakit TORCH merupakan kelompok infeksi beberapa jenis virus yaitu parasit Toxoplasma gondii, virus Rubella, CMV (Cytomegalo Virus), virus Herpes Simplex (HSV1 – HSV2) dan kemungkinan oleh virus lain yang dampak klinisnya lebih terbatas (misalnya Measles, Varicella, Echovirus, Mumps, Vassinia, Polio dan Coxsackie-B).
Penyakit TORCH ini dikenal karena menyebabkan kelainan dan berbagai keluhan yang bisa menyerang siapa saja, mulai anak-anak sampai orang dewasa, baik pria maupun wanita. Bagi ibu yang terinfeksi saat hamil dapat menyebabkan kelainan pertumbuhan pada bayinya, yaitu cacat fisik dan mental yang beraneka ragam.
Infeksi TORCH juga dapat menyerang semua jaringan organ tubuh, termasuk sistem saraf pusat dan perifeir yang mengendalikan fungsi gerak, penglihatan, pendengaran, sistem kadiovaskuler serta metabolisma tubuh.
Toxoplasma Gondii
Penyakit Toxoplasmosis disebabkan oleh bakteri Toxoplasma gondii. Parasit ini biasa hidup di dalam usus hewan peliharaan rumah seperti anjing dan kucing, sehingga penularan dari hewan ke manusia mudah terjadi. Hewan lain adalah tikus, burung merpati, ayam, kerbau, sapi atau kambing.
Daging hewan tersebut dikonsumsi manusia dan dapat berubah menjadi kista-kisata yang masuk dalam peredaran darah dan jaringan otot/daging. Bila penyakit ini menjangkiti wanita hamil, maka janin juga akan terinfeksi.
Gejala yang mungkin timbul adalah anemia, kejang-kejang, pembengkakan kelenjar air liur, muntah, bisul-bisul, radang paru-paru, diare, demam, kulit kuning dan pengapuran dalam tengkorak.
Gejala tersebut umumnya tampak pada bayi berusia 1 tahun atau lebih, akan diteruskan dengan kejang-kejang, serta keterlambatan mental dan fisik pada usia selanjutnya. Infeksi pada ibu hamil seakan tanpa menimbulkan gejala yang tampak pada ibu sendiri namun mempunyai dampak yang serius pada janin, dapat keguguran, atau lahir dengan cacat fisik maupun mental.
Rubella
Infeksi virus Rubella merupakan penyakit ringan pada anak dan dewasa, tetapi apabila terjadi pada ibu yang sedang mengandung virus ini dapat menembus dinding plasenta dan langsung menyerang janin.
Gejala klinis setelah bayi lahir adalah mata katarak, kelainan jantung, atau tuli. Gejala lain adalah berat badan rendah, trombositopeni, kelainan tulang, kelainan kelenjar endrokin, kekurangan hormon pertumbuhan, diabetes atau radang paru-paru.
Virus Rubella ditularkan melalui urin, kontak pernafasan, dan memiliki masa inkubasi 2-3 minggu. Penderita dapat menularkan virus selama seminggu sebelum dan sesudah timbulnya rash (bercak merah) pada kulit. Rash Rubella berwarna merah jambu, menghilang dalam 2-3 hari, dan tidak selalu muncul untuk semua kasus infeksi.
Cyto Megalo Virus (CMV)
Virus CMV termasuk keluarga virus Herpes. Sekitar 50% – 80% orang dewasa memiliki antibodi anti CMV. Infeksi primer virus ini terjadi pada usia bayi, anak-anak, dan remaja yang sedang dalam kegiatan seksual aktif. Penderita infeksi primer tidak memperlihatkan gejala yang khusus, tetapi virus tetap hidup dalam tubuh penderita selama bertahun-tahun.
Virus CMV akan aktif apabila inang mengalami penurunan kondisi fisik dan kadang-kadang memunculkan keluhan seperti vertigo, migren, radang sendi, radang tenggorokan, radang lambung, lemah lesu dan beberapa keluhan pada saraf mata dan saraf otak.
Hanya sekitar 5 hingga 10 bayi yang terinfeksi CMV menunjukan kelainan sewaktu lahir. Gejala klinis yang umum dijumpai adalah berat badan rendah, hepatomegali, splenomegali, kulit kuning, radang paru-paru, dan kerusakan sel pada jaringan saraf pusat. Cacat pada jaringan saraf akan berlanjut menjadi kemunduran mental, tuli, rabun dan mikrosefali.
Herpess Simplex
HSV dibedakan menjadi HSV1 dan HSV2, penyebab 84% kasus penyakit kelamin Herpes adalah HSV2.
Perbedaan HSV1 dan HSV2:
Bagian yang disukai HSV1 adalah kulit dan selaput lendir mukosa di mata atau mulut, hidung dan telinga. Sedangkan HSV2 di kulit dan selaput lendir pada alat kelamin dan parianal.
Bentuk pada kulit HSV1 adalah bercak verikel-verikel kecil tersebar, sedangkan HSV2 membentuk bercak verikel besar, tebal dan terpusat.
Wanita hamil yang terinfeksi HSV2 harus ditangani secara serius karena dapat menembus plasenta ndan menimbulkan kerusakan neonatel sampai kematian janin. Selama belum dilakukan pengobatan yang efektif, perkembangan penyakit herpes sulit diramalkan. Jika infeksi ini segera diobati maka kemungkinan resiko dapat dihindarkan, sedangkan infeksi rekurens hanya dapat dibatasi frekwensi kambuhnya.
Diagnosa Penyakit TORCH
Proses diagnosa medis merupakan langkah pertama untuk menangani suatu penyakit. Tetapi diagnosa berdasarkan pengamatan gejala klinis sering sukar dilaksanakan, maka dilakukan diagnosa laboratorik dengan memeriksa serum darah, untuk mengukur titer-titer antibodi IgM atau IgG-nya.
Penderita TORCH kadang tidak menunjukkan gejala klinis yang spesifik, bahkan bisa jadi sama sekali tidak merasakan sakit. Secara umum keluhan yang dirasakan adalah mudah pingsan, pusing, vertigo, migran, penglihatan kabur, pendengaran terganggu, radang tenggorokan, radang sendi, nyeri lambung, lemah lesu, kesemutan, sulit tidur, epilepsi, dan keluhan lainnya.
Untuk kasus kehamilan: sulit hamil, keguguran, organ tubuh bayi tidak lengkap, cacat fisik maupun mental, autis, keterlambatan tumbuh kembang anak, dan ketidaksempurnaan lainnya.
Namun begitu, gejala diatas tentu belum membuktikan adanya penyakit TORCH sebelum dibuktikan dengan uji laboratorik.
Sewaktu istri saya mengalami penyakit sakit kepala yang luar biasa setiap hari, sudah mendatangi beberapa dokter untuk mengetahui penyakit apa sebenarnya yang diderita. Setelah akhirnya seorang dokter menyarankan untuk tes darah di laboratorium barulah ketahuan penyakitnya yaitu CMV.
Pengobatan TORCH
Karena pengobatan TORCH secara medis sangat mahal untuk ukuran kami, akhirnya pengobatan alternatif yang dipilih. Di Jogjakarta menurut informasi penderita TORCH banyak yang berobat dengan cara Terapi Sengat Lebah di daerah Godean, mengkonsumsi Kapsul Herbal TORCH produksi Kusumo Wanadri racikan Romo Dr. Paulus di jalan Cokroaminoto, dan Terapi Ramuan Herbal di Yayasan Aquatreat Teraphy Indonesia hasil penelitian Ir. H.A. Juanda di Jalan Sidikan.
Istri saya saat ini sedang menjalani terapi pak Juanda, dimana pengobatan alternatif pak Juanda menghususkan diri menangani Penyakit TORCH saja. Syukur alhamdulillah istri saya mengalami banyak kemajuan yang menggembirakan setelah dilakukan uji lab kembali kandungan virus CMV-nya banyak berkurang.
——–
Tulisan Teratas : Setting GPRS Kartu GSM AXIS | Indosat GPRS | Mobile Internet | TORCH? | Ponsel Sekelas Laptop dengan Morange


























[...] TORCH? jump to navigation [...]
Dear All,
Mohon informasi alamat Yayasan Aquatreat Teraphy Indonesia dan no telp yg bisa dihubungi untuk daerah Surabaya ? Terima kasih atas bantuan dan informasinya.
Rgrd,
Pak juanda, saya sudah menjadi pasien pak juanda sejak bulan agustus 2007. Sekarang hampir 3 bulan saya sudah minum ramuan herbal p.juanda. Kira-kira kalau sudah kepengen hamil apa boleh pak? karena semua keluhan tidak ada dan tinggal akhir oktober 2007 saya cek lab, mohon info.terimakasih
|Dwi Hartono|
Surabaya, Hotel Narita, Jl. Barata Raya
Setiap Sabtu, minggu ke empat setiap bulannya.
|Dwi Hartono & Yenny Puspitasari|
Silahkan hubungi Pak Juanda langsung di No.HP 081 211 08990
Saya pernah menengok teman saya yg anaknya kena rubella, mungkinkah anak saya yang msh berusia 1 th tertular virus anak teman saya tsb? Wkt di rmh teman saya itu anak saya nangis ngga berhenti dan sampai rumah badannya hangat. 2 minggu kmd anak saya mengalami panas tinggi dan kejang2 yg ckp lama. Sekarang anak saya sudah berumur 3 th, baru bisa berjalan tp blm bisa berjalan.
Yth Pak Irwan,
Saya baru saja test TORCH dan hasilnya HCV2 IgM nya positif. Apakah dengan pengobatan di Bp H Juanda bisa sembuh ? Mohon informasinya
Terima Kasih
Maaf Pak Irwan, saya adalah seorang Ibu yang poitif menderita rubela dan CMV. Saya sudah 1 tahun menikah, dan 2 kali keguguran dengan usia kehamilan 10 minggu. Sekarang sedang menjalani pengobatan dari dokter dengan meminum obat ISPRINOL / Methisoprinol.
Yang ingin saya tanyakan:
1. Bagaimanakah penularan virus ini? Apakah suami saya mungkin untuk tertular dari saya? Karena suami saya tidak ikut melakukan pengobatan.
2. Dan seandainya suami saya tertular apakah itu tidak menular lagi ke saya yang sudah melakukan pengobatan?
3. Haruskah suami saya juga ikut test darah dan melakukan pengobatan?
4. Saya berusaha menghubungi nomer Pak Juanda yang anda berikan, akan tetapi tidak aktif atau kurang lengkap. Benarkah hal tersebut, kalau mungkin ada kontak Pak Juanda yang lain mohon untuk di informasikan ke saya.
Sebagai informasi, saya tinggal di Batam. Dan saya sudah pernah mendengar informasi kalau ada cabang Pak juanda di sini, hanya saya belum tau pasti kapan beliau ke Batam dan di mana.
Pak Irwan, perkenanlkan saya Heny. Teman saya sedang hamil 8 minggu dan saat periksa CMV IgM borderline diulang 10 hari kemudian tetap borderline, apa artinya? apakah bahaya untuk janinnya? Apa perlu juga harus mengkonsumsi obat?
saya menderita Lymphoma pada otak besar sebelah kanan dan pada saat pemeriksaan darah saya positif terinveksi virus Rubella,CMV IgG,HSV, adakah kaitan virus ini terhadap penyakit saya?dan bagaimana pengobatannya?
mohon alamat yayasan epilepsi indonesia khususnya yang berada di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. terima kasih.
Pengunjung [teman pagi] sekalian, terima kasih sudah meninggalkan komentar dan pertanyaan dalam posting tentang Torch ini. Perlu dipahami oleh pengunjung sekalian, saya tulis topik tentang Rorch ini adalah untuk berbagi pengalaman yang saya tahu berhubung istri saya adalah penderita Torch.
Dan bersyukur istri saya tercinta sudah mengalami perkembangan yang sangat baik pada kesembuhannya dengan berobat di Yayasan Aquatreat Terapi Indonesia dan Pak Juanda.
Apabila ada pertanyaan tentang Torch dan saya mengetahui jawabannya dengan senang hati saya jawab. Namun apabila ada pertanyaan yang lebih jauh dan ditujukan kepada Pak Juanda atau Yayasannya, maka saya tidak punya wewenang untuk menjawab dan tidak memeiliki pengetahuan tentang itu karena keterbatasan saya yang juga pasien.
Pertanyaan-pertanyaan di blog telah usahakan diteruskan ke Yayasan Aquatreat Terapi. Mohon maaf apabila belum mendapatkan jawaban, dan saya sarankan untuk dapat menghubungi Pak Juanda atau Yayasannya langsung melalui telepon agar mendapat jawaban yang lebih baik.
Dan jika tidak ada halangan, YATI akan membuat website sendiri sehingga pertanyaan tentang pengobatan Pak Juanda akan terakomodir dengan baik. Akan saya kabari di sini apabila situsnya sudah tersedia. Terima kasih, semoga kesehatan dan kesejahteraan selalu menyertai kita semua.
Dear All,
Mohon informasi alamat Yayasan Aquatreat Teraphy Indonesia dan no telp yg bisa dihubungi untuk daerah Palembang ? Terima kasih atas bantuan dan informasinya.
Rgrd,
saya udah 4 kali melahirkan tapi selalu setelah umur kurang lebih 3 sampai 4 bulan meninggal dan gejalanya selalu pada otak syraf. dan sekarang saya melahirkan lagi setelahanak saya di periksa tookso negatip tapi anak saya suka jerit-jerit sendiri,suka seperti kerasukan setan. lemah makannya kurang asi juga tidak keluar, banyak tidur gmna nich tolong di bantu saran yang terbaik buat anakku………
TORCH (Toksoplasma,Rubella,CMV, HSV) adalah salah satu penyakit yang
sangat berbahaya bagi manusia. Dia bisa membunuh janin dalam
kandungan, dia bisa merusak syaraf fungsi otak bayi yang baru lahir,
bahkan dia sanggup melumpuhkan manusia dewasa.
Maka, bagi anda yang mempunyai pengalaman tentang virus-virus ini,
Toksoplasma, Rubella, CMV dan HSV, baik anda penderita langsung
ataupun anda termasuk orang tua dari anak yang terkena dampak ganasnya
virus tersebut, mari kita berbagi dan sharing pengalaman di sini.
Sebuah penderitaan akan sangat terasa berat apabila kita rasakan
sendiri, tetapi seberapapun berat sebuah penderitaan, akan terasa
ringan apabila kita rasakan bersama.
Dengan berbagi, Insya Allah semua penderitaan akan menjadi ringan, dan
ingat bahwa kita adalah orang-orang “terpilih”, karena belum tentu
orang lain mampu menerima cobaan yang telah digariskan oleh NYA.
Silahkan bergabung di
torch_care@yahoogroups.com
Masyarakat Indonesia Peduli TORCH Mailing List Moderator
Bapak, mohon bantuan informasi dan solusinya : saya JOKO SURYANTO, usia 35 tahun, pekerjaan guru. Sering nyeri kepala sudah 5 tahunan, seminggunya 3-4 kali dan sangat mengganggu aktivitas. Kalau dah seperti itu saya minum neuralgin trus sembuh. Tensi antara 110-120, tetapi diastulnya hanya selisih 20 antara 90-100. Tetapi dengan tensi sekian itu saya selalu pusing (nyeri seiring dengan nadi). Paling nyaman tensi saya apabila 90-100an. Saya belum pernah CtScan.Dah cek jantung normal, eeg atau rekam otak normal, kolesterol, fungsi ginjal, asam urat juga normal. Kemarin Kamis, 24 Januari kami cek TORCH hasilnya :
1. IgG Anti Toxoplasma non reactive 0,00
2. IgG Anti Rubella reactive 71,10
3. IgG Anti SMV reactive 192,00
4. IgG Anti HSV 1 non reactive 0,074
5. IgG Anti HSV 2 non reactive 0,061
Untuk itu mohon advis dan saran dari dr.Penyakit apa, bagaimana saya harus berobat, apa obatnya, dan dimana ?
Terima kasih sekali atas bantuannya.
Hormat saya,
JOKO SURYANTO di Yogyakarta
Bapak Mohon Bantuannya, Saya Yudi, Tinggal Dibanjarmasin, Istri Saya sdh 7 kali keguguran, Kami sdh Berobat dengan dokter SpoG, sdh 3 kali Periksa Torch, dari pemeriksaan pertama untuk Toxo IgG positf Kons 368, dan CMV IgG Kons 30 dan terakhir masih Positif Toxo IgG Kons 106 dan CMV IgG kons 22, terjadi penurunan akan tetapi dokter mengizinkan kami Hamil lagi tapi kami khawatir karena masih positif untuk TORCH nya, saya mohon bantuan, Apaboleh kami langsung membeli Ramuan dari Bpk H. Juanda tanpa bertemu dengan beliau, mengingat kami berada di Banjarmasin, apabila di bolehkan bagaimana cara nya, untuk pembiayaan dan pengirimannya. karena saya yakin bahwa kegguguran beruntun yang isteri saya alami karena virus dari TORCH tersebut. utnuk itu kami mohon kemurahan hati bapak untuk mengirimkan ramuannya kepada kami, terimakasih
Saya ibu rumah tangga yang terkena toxoplasma, saya pengen sembuh dan memimpikan datang nya sang buah hati setalah kemarin bayi saya meninggal dalam kandungan usia kehamilan 8 bulan lebih 5 hari. mohon penjelasan yang sejalas-jalasnya kepada rekan-rekan yang sudah sembuh dari toxoplasma ini. Terimakasih
saya punya teman yang sering menderita pusing, vertigo, dan dari hasil tes lab, ternyata positif toxoplasma. Apakah ada yang mempunyai informasi trentang pihak-pihak yang bisa memberikan bantuan pengobatan torch.
terimakasih.
[...] http://temanpagi.wordpress.com/torch/ [...]
Hi.
Keponakan saya terkena penyakit Torch ini. Sampai sekarang masih berobat di dr. Juanda (Bogor). Dia menderita penyakit ini sudah lama dan terlihat sangat menderita. Sekarang entah mengapa… menyerang jantungnya (dia suka sesak nafas).
Apakah penyakit Torch tersebut bisa menyerang jantung?
Dapatkah penyakit tersebut disembuhkan?
Pengobatan medis atau alternatif yang paling OK dimana ya?
Thanks a lot
Pido
saya sudah menikah selama 1th. saya positif kena tokso. saya sudah pengobtan selama 5bln,tapi belum ada hasilnya.apa yang harus saya lakukan
Assalamu Alaikum wr.wb
Pak Irwan, kumaha damang?
Saya Bu Bambang, Golo. Pak Irwan nomor HP-nya ganti ya? Beberapa kali saya mencoba hubungi kok tidak aktif.
Oya, ini speedy saya baru terpasang, baru 2 hari yang lalu
3 bulan lalu saya keguguran. Usia kandungan waktu itu 9 minggu. Sudah dua kali saya tes darah. Hasil akhirnya adalah IgG Anti CMV positif/62 dan IgG Anti Rubella positif/218. Selain itu baik IgG maupun IgM negatif semua.
Apa arti IgG dan IgM
Saya ingin segera hamil lagi. Saya harus bagaimana karena saya sudah bosan minum obat dari dokter.
Terima kasih
assalamuaillaikum
yang saya tahu jika IgG yang positif itu tidak berbahaya tapi jika IgM yang positif itu sangat berbahaya karena pasti akan menular pada janin pada ibu hamil, namun saya melihat beberapa kasus ada orang yang bermasalah dengan kehamilanya dengan hasil IgG positif, saya jadi bingung sebenarnya lebih bahaya manakah antara IgG atau IgM ? ataukah dua-duanya berbahaya ? mohon penjelasannya agar saya bisa memeberikan keterangan dan sharing dengan orang lain tetatpi tidak salah informasi, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih
pak juanda, saya pernah dengar di TV bapak jelaskan torch bisa menyebabkan myoma. apa sumber yang bapak baca, biar masyarakat tidak di bodohi.bagaimana mekanisme kerja torch hingga jadi mioma
saya melahirkan anak yang menderita kelainan tulang sum2 blakang yakni tidak utuh dan tidak tersambung,shg kedua kakinya lumpuh dan banyak cairan pd otaknya. pada saat hamil saya tidak memeriksakan darah saya terlebih dahulu.skg anak saya telah meninggal setelah dioperasi. umurnya baru 8 hari. setelah semua ini terjadi barulah saya disarankan oleh dokter kandungan saya untuk tes TORCH. ternyata rubella lgG dan CMV lgG positif.yang lainnya negatif. apakah virus ini yang menyebabkan?atau pda saat hamil saya kekurangan asam folat karena pada trimester awal saya mengidam yang sangat jelek,tidak ada yang bs masuk di mulut saya.pasti langsung saya muntahkan.
mo nanya dunks…berkaitan dengan test torch yg saya ikuti,
hasilnya secara keseluruhan masih trblg bagus, tp ada satu yg mengganjal, pada HSV2 , angka IgG nya sampai 1,250 (+) dengan kesimpulan: Ditemukan antibodi IgG thd HSV2…?? mksdnya apa?
apa pernah ada virus yg menyerang saya? kmudian antibodi saya bereaksi membuat pertahanan?
untuk informasi saja,penyakit timbul karena lemahnya sistem imun/kekebalan tubuh kita. Saat ini ada penemuan terbaru yaitu dengan mendidik,meningkatkan dan menyeimbangkan sistem imun kita dengan menggunakan transferfactor. Transfer factor tidak mengandung antibodi hewan seperti yang terdapat dalam kolostrum IgG, yg bisa membuat alergi dan efek samping bagi yg tidak cocok. Transfer factor juga mengenali lebih dari 200 ribu jenis kuman,virus,jamur dan sel kanker untuk sistem imun kita.
untuk info lebih lanjut silahkan teman-teman kunjungi blog saya di:
http://transferfactor-bekasi.blogspot.com/
atau hubungi saya di 081510002869
Assalamualaikum wr..wb..
Sy seorang ibu usia 26th,sdh mempunyai anak kini berusia 7th.pd kehamilan pertama alhamdulillah bayi sy sehat tanpa ada masalah.sekitar 7 bln yg lalu sy periksa dan dinyatakan posatif hamil anak ke 2,dng usia kehamilan 5 minggu. Pada usia kehamilan sy sekitar 7 minggu sy pernah terpeleset,krn tdk ada masalah sy tdk langsung periksa.kemudian pd usia 12 minggu/3 bln
sy periksa lagi tapi kata dokter janin sy tdk berkembang,akhirnya sy dicurret. Saya pernah tanya apakah janin tdk berkembang itu disbpkan krn sy terpeleset?kt dokter mungkin krn kepleset/suplai makanan tdk msk/ada sbp lain dokter tdk tahu.pdhal sy sdh mengikuti anjuran dokter minum vitamin,susu dan penguat kandungan. 1 bln stlh curret sy periksa kt dokter kandungan sy sdh kembali normal dng ukuran 7cm,kista dll tdk ada. Kemudian sy disarankan utk tes ke lab,ada 8 item yg di tes,stlh hasil keluar ada 2 item yg positif yaitu Anti Toxoplasma IgG 69 dan Anti CMV IgG 46.kemudian sy diberi obat seingat sy Flovavit sm immunos diminum setip hr selama 1 bln.stlh itu tes lg utk mengetahui perkembangannya tp hasilnya ttp positif Anti Toxoplasma IgG 73 dan Anti CMV IgG 45. kenapa perubahannya tdk berkurang kok malah bertambah? stlh tes terakhir sy blm ke dokter langganan lagi,sy stres dok melihat hasilnya.jarak curret sampai skrng sdh 3 bln. yg ingin sy tanyakan:
– Apa sy bisa hamil lg dlm kondisi ini
– Apabila sy hamil,apakah ada efek pd
janin?mungkin janin tdk berkembang/cacat
-Apabila sy hamil apa ada obat utk mencegah agar semua itu tdk terjadi
Terimakasih dok atas jawabanya. sy tunggu dok karena ini penting bagi sy
Wassalamualaikum wr..wb..
Tampaknya memang banyak sekali ya, yang memiliki keluhan yang berkaitan dengan hepatitis, kolesterol, asam urat, trigliserida, toxoplasma, rubella, citomegalo virus & herpes…
Mari kita sharing. Insya Allah saya memiliki solusi mengenai terapi penyakit tersebut yang memadukan pengobatan fisik dan psikotherapy.
kontak saya (Bunda) di email: bundahusada@yahoo.com
assalamualaikum, saya mau tanya apa bp juanda buka cabang di purwokerto?mohon minta alamat dan hari praktek di purwokerto terimakasih
Pak Juanda ada praktik di Purwokerto
Kamis, 5 Pebruari 2009
di Hotel Dynasty; Jl. Dr. Angka 71, Purwokerto
Pukul 09.00 – 13.00 Wib
HP 081542956171 ( Ibu Era)
Info lebih lengkap di http://www.spesialis-torch.com
saya wanita usia 23 thn, 6 bulan yang lalu saya keguguran dan setelah diperiksa ternyata saya terkena virus rubella IgG positive. kemudian selama 3 bln saya tidak boleh hamil dan saya diberikan terapi obat untuk virus itu oleh dokter saya selama 3 bln. setelah itu saya mulai mau hamil lagi. akan tetapi setelah itu saya menstruasi selama 3 bln tanpa henti. sekarang saya sudah selesai menstruasi,yang ingin saya tanyakan :
1. apa saya masih bisa hamil lagi dengan keadaan seperti itu
2. setelah terkena virus rubella itu apa nanti kalau saya hamil lagi janin saya akan baik2 saja
terimakasih..