jump to navigation

XL: 3G dan VoIP September 21, 2006

Posted by IrwanKarta in Fun & Gadget, Science & Computer.
12 comments

XL hari ini resmi menggelar layanan 3G untuk pelanggannya; XL3G, yang diawali di 6 kota besar. Seperti yang ditulis Boedi Poetra di theGadget, XL merupakan operator kedua di Indonesia setelah Telkomsel yang meluncurkan layanan ini. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga di Asia Tenggara setelah Singapura dan Malaysia yang memiliki layanan 3G secara komersil.

Saya yang pengguna Xplor merasa bangga dengan XL, walau sebetulnya ponsel saya tidak support 3G. Satu hal lagi, kemarin 20 September 2006 ketika menjadi pembicara seminar VoIP di Universitas Sanata Dharma Jogjakarta, Onno W. Purbo mengatakan bahwa baru-baru ini beliau sudah melakukan pembicaraan dengan pihak XL bahwa dalam waktu dekat pelanggan XL dapat menerima telpon dan menelpon ke pengguna VoIP.

Mudah-mudahan cita-cita mewujudkan telepon gratis atau paling tidak telepon murah bisa segera terwujud.

XL3G


——–
Tulisan Terkait: Indosat GPRS Durasi | Mobile Internet | Ponsel Sekelas Laptop dengan Morange | SMS Ucapan Bulan Puasa dan Lebaran

Iklan

Karena tak Semua Wanita Bisa Mengerti September 11, 2006

Posted by IrwanKarta in Family & Friends, Fun & Gadget.
3 comments

Selepas film The Unit, Bioskop TransTV, tadi malam stasiun tersebut menyambungnya dengan sebuh film lagi, Unbreakeable. Ada adegan menarik di awal cerita, apakah hal ini mungkin saja terjadi pada semua pria saat bepergian?

Seorang lelaki sedang menumpang kereta ke Philadelphia. Kemudian ada seorang wanita cantik yang akan duduk disebelahnya. Perut mulus dan bertatto Si Wanita tersingkap saat menaruh barang-barangnya di atas. Melihat itu Si Pria segera melepas cincin kawinnya dan menyimpannya di saku jas. *wakakak*

Setelah berdiam diri beberapa saat, Si Pria mencari alasan untuk membuka pembicaraan.

“Seseorang meninggalkan ini di kursi, mungkin Anda mau membacanya?” ujar Si Pria sambil memperlihatkan sebuah majalah yang sebetulnya disediakan untuk penumpang.

“Saya menginginkan majalah itu” Sambil tersenyum Si Wanita menunjuk majalah lain, majalah olahraga. Dia tahu betul akal-akalan Si Pria untuk membuka obrolan.

“Anda suka olahraga?”, Si Pria merasa sudah berhasil membuka pembicaraan.

“Saya berhubungan dengan atlit, saya agen atlit” jawab Si Wanita.

“Anda membutuhkan perenang indah pria? Saya berencana menggeluti bidang itu” Si Pria terlihat pandai berbicara. Si Wanita hanya tersenyum.

“Akan berapa lama Anda di Philadelphia?” mendengar pertanyaan ini Si Wanita terlihat kikuk. Senyumnya hilang.

“Maaf, saya sudah menikah” jawab Si Wanita. Jawaban pelak. Namun Si Pria tak mau terlihat konyol. “Anda salah faham dengan pertanyaan saya” sambungnya.

“Maaf, sepertinya saya perlu pindah ke kursi lain” ujar Si Wanita sambil beranjak pergi dan mengambil kembali barang-barangnya. Merasa tidak berhasil atas usahanya, Si Pria mengambil cincin kawin di saku jas dan memakainya kembali. Seorang gadis kecil di kursi lain memandang Si Pria dengan tatapan mengejek 😦

Si Pria yang salah faham terhadap Si Wanita, atau sebaliknya Si Wanita yang salah faham terhadap pertanyaan Si Pria ya? Heuheue… Apakah wanita bertato terlihat murahan? dan apakah kata-kata pria selalu mempunyai tujuan (negatif) lain?

Tanggal Lahir: PIN ATM, Password Imel, Nomor HP sampai Plat Mobil. September 10, 2006

Posted by IrwanKarta in Family & Friends.
9 comments

Seberapa pentingkah tanggal lahir bagi seseorang? Sangat. Hal terpenting kedua setelah nama, saya kira. Segala hal tidak dapat dipisahkan darinya, jika mengurus sesuatu. Kita selalu menuliskannya di mana saja. KTP, SIM, Ijasah, Surat Nikah, Kartu Keluarga, di Bank, Kantor, Sekolah, Kampus, semuanya.

Dan jika harus menentukan sesuatu, terkadang orang mengambilnya sebagai acuan. Bukan rahasia lagi, memakai PIN ATM, HP dan password-password menggunakan tanggal lahir. Meski sudah sangat sering kita diingatkan tidak memakainya untuk hal keamanan. Nomor HP; meski semrawut tak mudah diingat orang lain, plat kendaraan, tanggal nikahan, tanggal beli sesuatu atau tanggal pindah rumah.

Bos kami memakai hari dari tanggal lahirnya untuk peresmian kantor baru. *yang membuat kami dikejar deadline yang mepet untuk mempersiapkan segalanya*

Namun demikian, meskipun tidak akan lupa dengan tanggal lahir, kita terkadang malah tidak menyadari jika saatnya tiba. Saya yang, ehm, ultah hari ini, justru lupa jika Fitri; teman kantor, tidak memberikan selamat tadi siang. Begitu juga istri saya, yang saat ini ditulis sedang tidur bersama si kecil putri kami, tak terlihat tanda-tanda merencanakan sebuah kejutan 😦

Maklum, saya juga tidak pernah memberikan sesuatu yang menyenangkannya; apalagi yang romantis, di ulang tahunnya. Sebab tahu tidak? Lahirnya tanggal 24 Juni, tapi di KTP 21 Mei. Saya bingung menentukan kapan ultahnya, akibat bapak mertua duluuu lupa ultah anaknya lalu menuliskan 21 Mei di Kartu Keluarga. Weleh…

Masakan Padang, bisa diterima lidah semua orang? September 7, 2006

Posted by IrwanKarta in Family & Friends, Kuliner & Traveling, Office & Community.
8 comments

Rumah Makan Padang, tak sulit dicari. Di semua kota hampir bisa dipastikan selalu ada. Tidak hanya bagi orang sumatra, orang dari daerah lain banyak yang suka masakannya. Menurut saya, masakan padang adalah masakan yang moderat, lebih bisa diterima semua orang.

Jogja sering disebut sebagai Indonesia Mini dimana penduduknya beragam dari bernagai etnis. Sehingga saya memiliki banyak teman yang berbeda asalnya. Kadang jika mau makan bareng, agak sulit menentukan dimana kita makan. Karena berhubungan dengan selera yang berbeda.

Akhirnya Rumah Makan Padang seringkali jadi pilihan, semua bisa terima. Contoh siang tadi, setelah nge-cek kesiapan gedung kantor kami yang baru di CasaGrande Square si Bos ngajak kami berempat makan di RM Sari Bungo yang tepat diseberang jalan.

Mas Arief orang Jawa, saya Sunda, Ellen dari Ambon, Renno asal Jakarta, dan si Bos, okelah beliau memang orang Bengkulu, masih Sumatra. Kami semua lahap dengan masakan padang meski kami berasal dari daerah yang berbeda. *walau sebetulnya saya dan mas Arief sedikit gak semangat karena makan sambil diomeli, sebabnya sepulangnya si Bos dari Filipina kantor kami masih belum siap ditempati*

Senin dengan Kaki yang Ringan September 4, 2006

Posted by IrwanKarta in Family & Friends, Office & Community.
add a comment

Senin, yang oleh kebanyakan orang terutama pekerja adalah hari yang paling dibenci. Setelah menikmati hari minggu dengan berbagai kenyamanan, tak rela rasanya meninggalkannya dan harus kembali dalam pekerjaan.

Mungkin kita sebagai orang Indonesia salah juga sudah mengawali minggu kalender dengan hari minggu, jadinya selalu mengawali aktifitas dengan liburan terlebih dahulu. Beda dengan orang barat yang mengawali minggu kalender dengan hari senin, mereka mengawali aktifitas dengan kerja.

Sebetulnya bukan soal hari senin posting saya kali ini, namun ini tentang kaki. Senin ini sedikit berbeda dari biasanya, sedikit lebih segar. Ini disebabkan kedua kaki terasa ringan dan nyaman. Tahu kenapa? Sebab sabtu sore kemarin, pulang kerja bareng Nanda; teman kantor, kami refleksi di JavaGarden Spa. Therapistnya ok dan enak tempatnya, berada di daerah Mudal, utara HYAT Palagan.

Teringat kata Pak Ugi, ahli pengobatan alternatif terkenal yang buka praktek di daerah selatan UGM, saat antar istri berobat. Beliau bilang, kaki atau telapak kaki adalah simpul kesehatan tubuh manusia. Semua ujung syaraf berada disana. Tak heran semua metoda pengobatan pemijatan selalu dimulai dari kaki.