jump to navigation

Pantau Gempa Bengkulu Melalui Ponsel September 12, 2007

Posted by IrwanKarta in Fun & Gadget, Our Topics.
trackback

Gempa lagi. Bagi saya yang pernah mengalami musibah gempa yang besar, di Jogjakarta tahun lalu, gempa adalah hal yang sensitif. Masih sedikit trauma. Apalagi kali ini di Bengkulu diberitakan terjadi dengan skala yang besar 7,9 skala richter dan berpotensi tsunami.

Sehingga perkembangan berita gempa tersebut menjadi perhatian saya, sebab banyak teman di kantor adalah orang Sumatra dan beberapa orang Bengkulu termasuk bos saya. Kebetulan saat itu gak bisa memantau lewat televisi atau internet karena harus pergi antar mertua ke dokter, shalat tarawih, dan membeli kebutuhan sahur besok.

Namun beruntung memiliki gadget mobile nan pintar, my lovely SonyEricsson M600i. Kebetulan telah terinstal aplikasi Morange yang salah satu fiturnya dapat menampilkan rss feed secara pushed atau rss diterima dan ditampilkan tanpa di load secara manual. Apabila ada berita baru, maka otomatis ponsel berdering, bergetar dan berkedip menampilkan berita tersebut.

Tehnologi Full Text Retrieval pada Morange memungkinkan rss feed dapat dilihat secara penuh, dimana rss reader pada umumnya hanya bisa menampilkan ringkasan atau paragraf awal saja. Sehingga saya tidak perlu mengunjungi situs asal berita untuk membaca berita secara utuh.

Saya memasang rss feed berita aktual dari situs DetikiNet, Liputan6, BBC Indonesia, VOA, dan Media Indonesia Online. Dengan terjadinya gempa Bengkulu, situs-situs tersebut terus menerus meng-update berita, sehingga setiap ada perkembangan baru, aplikasi Morange selalu memberitahu. Thanks Morange.

Komentar»

1. David Terry - September 13, 2007

untuk bengkulu sabar aja ini semua ujian dari yg maha kuasa,saya juga punya sodara dibengkulu tapi sampai sekarang belum ada kabarnya……!!!
yg saya tanyakan?
kemungkinan ada gempa susulan gk?

2. shinchi kudo - September 13, 2007

gw td mrasakan ada gempa susulan tuh
kuat amet

3. vizon - September 13, 2007

senangnya punya kecanggihan seperti ini.
semoga penanganan dan bantuan di sana dapat berjalan dengan baik dan lancar… http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/

4. [irwan] - September 13, 2007

Kabarnya gempa susulan juga terjadi di Jambi dan Pekanbaru.
Duh, Sumatra!

5. cilodong - September 13, 2007

gempa lagi,banjir lagi,kebkaran lagi,tanah longsor lagi,orang bunuh diri ditower lagi……,semuayah lagi-lagi,kenapa yah, tuhan tidak mungkin mencelakakan kita,yang bikin ini semua yah kita-kita juga alias manusiayah,coba deh dari pihak pemerintahan indonesia…,wah jangan berharap deh dari pihak pemerintah indonesia,mereka tidak perduli…,mereka lebih perduli kalau ada duityah,yah musibah bagi mereka adalah proyek…yang ter ukur dengan uang/duit!,coba dimana pemerintah sewaktu wni dimalaysia,dikejar2..,dipukul,disiksa,sampai kehilangan nyawa…,merekamemanggil kita dengan sebutan indon,itu suatu bentuk pelecehan…,Insya Allah bengkulu khususny,indonesia seluruhnya…selamat,aman,tenang,damai,sejah tera,Amiien.

6. Hedwig™ - September 13, 2007

yang rada real time ada gak ya ?

7. julfan - September 13, 2007

apa boros pulsa pakai morange?

8. [irwan] - September 14, 2007

|cilodong|
Amin.

|Hedwig|
Naik kereta api, tut tut tut..

Salam bung.

|julfan|
Tidak mas, karena data yang diload ke HaPe sangat kecil, baik untuk e-mail, lihat rss, dan chating seharian saya hanya kena charge sekitar 900 rupiah sehari.

Saya menerima e-mail sekitar 60 email setiap hari, itu setelah difilter supaya ratusan e-mail dari milist gak ikut keload.

9. muhtar - September 15, 2007

bengkulu tabah

10. dheriz - November 26, 2007

skr saya lagi bingung nih soalnya keluarga saya ada dibengkulu. ada berita bahwa bengkulu mo ada gempa susulan lagi bahkan lebih besar dari kemarin n berpotensi tsunami. bahkan 9 org peneliti dari luar negeri telah datang ke bengkulu utk menyelidiki adanya gempa tersebut. bahkan katanya pemerintah setempat sudah mewanti2 utk gempa su2lan tersebut. tentu saja saya jadi kepikiran ma keluarga saya n itu membuat saya tidak berkonsentrasi dalam bekerja. temen2 n sodara2 mohon doanya ya biar apa yg diberitakan tidak bener2 terjadi.
wass

11. Armi Masco Japolha Bintang - Desember 10, 2007

for bengkulu,my lovely city….be patient ok..don’t worry about earthquake, it’s already usually for you..isn’t it????hehe…becanda…
for my family: don’t panic for the issues that the earthquake will come at 23/12/2007,especially to my father, you are not usually dad, you are so panic,I don’t understand,what’s happen to you dad????…don’t worry dad, put it in God ok.and don’t forget to pray…
I Miss You….
God Bless……

12. Tausi_Bkl - Februari 26, 2008

Bengkulu = Supermarket Gempa… Sudah biasa, bahkan telah menjadi komoditi andalan PEmda setempat untuk mengeruk keuntungan dari beragam kegiatan penanganan bencana gempa. Ada saja proyek yang dapat menghasilkan uang bagi mereka, dari proyek pengadaan kentongan yang bernilai Rp. 750.000.000, sampai dengan pemasangan baliho dan spanduk serta tanda arah titik kumpul warga yang ditaksir telah menelan biaya Rp. 3,5 M. Sungguh suatu ironi, dimana keadaan warga sendiri yang masih banyak menderita akibat bencana gempa. Bayangkan, warga “diintimidasi” dengan isu gempa besar pada tanggal 23 Des 2007 lalu, yang ternyata disiasati oleh Gubernur Bengkulu dengan menggunakan HElikopter menyebarkan selebaran yang isinya mengajak warga untuk melakukan simulasi penanganan gempa. Hal ini sudah tentu menyulut kecurigaan warga bahwa isu berkembang memiliki korelasi positif dengan keinginan PEmda melakukan simulasi gempa. Hal ini ditandai dengan ketidak jelasan penangkapan seorang dukun (yang dicap pemerintah) Profesor asal Brazil, orang yang pertama kali mengeluarkan isu akan terjadinya Gempa Luar Biasa (8 SR) pada tanggal 23 Des 2008. Tidak jelas tindakan apa yang telah dilakukan terhadap sang Profesor (yang ternyata cuma seorang guru), seolah tenggelam dan menghilang, seperti isu Gempa 23 Des yang tidak jadi (diharapkan tidak pernah terjadi). Betapa zalimnya…! sementara warga selama isu tersebut berkembang, hidup di bawah kepanikan, keresahan dan ketakutan yang luar biasa. Banyak warga yang memilih meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat yang agak lebih tinggi. Bahkan rela menjual atau menggadaikan harta benda demi untuk meninggalkan provinsi Bengkulu. Geliat Potensi Wisata Provinsi seakan mati suri, padahal Gubernur sangat menomor satukan Sektor Pariwisata. Ibarat pribahasa “menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri”.

13. faisall - September 18, 2008

saya sebagai warga bengkulu ,

saya mohon peringatan dini tsunami kepada warga bengkulu lebih diutamakan dan pihak berwajib memantau atau melayani masyarakat dengan sigap,tetapi gempa tahun 2007 malah sumua tugas pemantau lari demi keselamatannya sendiri tanpa peduli sama tugas dan kewajibannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: